Posted by: Erna Tambunan | December 10, 2007

Hai Yai, Thailand (Shopping City)

  megaptr.com
 pc150009.jpg
Hat Yai dapat ditempuh dalam 3-4 jam perjalanan darat dari Penang, Malaysia dengan naik mobil L-300. Mobilnya bersih. Sopirnya ramah. Dan service sangat memuaskan. Setiap kali turun, seperti di border atau perbatasan
antara Malaysia dan Thailand dia akan cepat-cepat turun untuk membukakan pintu dan memb
uka jalan dengan mengedepankan kursi.
Pokoknya benar-benar, ok-lah.
Naik L-300 dengan AC dan musik lengkap dan sopir yang profesional hanya 25 Ringgit Malaysia per-orang satu kali jalan. Kalau beli round trip biasanya lebih murah.
Dan kalau kita bertanya maka sang sopir akan menjawabnya dengan ramah.
PENGINAPAN/HOTEL
Di Hat Yai, boleh deh coba menginap di
HADYAI GOLDEN CROWN HOTEL
Kami menginap di hotel ini  saat liburan Desember 2006 sebelum kami berangkat ke Phuket dan juga liburan Desember 2007 setelah perjalanan dari Bangkok selama 2 hari sebelum meneruskan perjalanan ke Kuala Lumpur. Merayakan Christmas di Hat Yai oklah.  Tetapi lagu-lagunya itu bo’ bahasa Thai, selain tidak ada yang bisa dimengerti juga dan dipahami, irama musiknya belum pernah tersentuh atau terdengar oleh telinga.
Harganya penginapan di hotel ini cukup murah 680 Bath Thailand atau sekitar Rp.204.000-,.  Hotelnya bersih, ada AC, TV dan kamar mandi dengan air panas dan nyamanlah. Tetapi tidak ada Breakfast atau sarapan pagi. 
Jadi ngak usah buru-buru bangun.
O, iya alamatnya
12/8 Pracharak Rd, Hatyai Songkla 90110.
Tel. 074-246777.
Kalau mau yang lebih murah ada tapi agak-agak kurang nyaman deh. Tapi bolehlah dicoba. Mengenai selera khan berbeda-beda.  Iya khan.
Tapi coba aja. Yang penting khan jalan-jalan iya, ngak?
HATYAI ASIA HOTEL,
19 Chaiyakul-Uthit 2 rd, Hatyai, Songkhla.
Tlp.074-357630-4.
Harganya cuma 406 Bath Thailand atau
sekitar 121.000 rupiah saja. Yu…hu…. dapet deh yang murah.
Mengapa saya katakan Shooping City atau
kota untuk berbelanja?
Karena Hat Yai ini adalah kota kecil ujung Thailand dan sangat dekat dengan Penang, Malaysia. Makanya sangat banyak sekali orang Malaysia datang untuk berbelanja disini harganya jauh lebih murah, lalu mereka jual di Malaysia. Mirip-mirip tanah abang begitu Tradisional Marketnya.
Tapi bersih dan rapih, lho!!
Di Hat Yai jangan lupa jalan-jalan dan mengunjungi ke MARKET-MARKET
Pasar tradisional yang bersih.
1. KIM YOUNG MARKET, menjual bermacam-macam kebutuhan dari Silk sampai sepatu dan tas yang murah harganya. Tetapi mutunya ok. banget. Kalau kesasar semua orang tahu dimana itu Kim Young Market.
Bisa naik Tuk-Tuk aja kali.  Tapi kalau dari Hadyai Golden Crown hotel sih jalan aja. 
2. POOSUWAN MONTRI ROAD MARKET, berada diantara Montri 1 Road dan Rattakan Road. Wah market besar yang banyak menjual macam-macam cindera mata khas Thailand dengan harga grosir. Biar lebih murah bo. Apalagi kalau mau bawa oleh-oleh banyak. Kaos atau Tshirt agak murah deh disini karena kita bisa beli harga kodian. Kaya Tanah Abang-nya Jakarta deh.
3. Ada juga Asean Trade Weekend Market tempatnya dekat terminal bis dekat Crystal Hotel perbatasan distric Sadao. Disana ada juga Makro dekat-dekat pasar ini.
4. Ocean Shopping Tower, ini mah banyak di Jakarta. Mall.  Tapi gue sih bilang masih bagusan Mal di Jakarta.
MAKANAN
Wah, ini yang sangat memberatkan bagi gue, suami gue dan anak-anak. Liburan Desember 2006 kami sih ngak apa-apa karena anak-anak bisa dikasih makan-makanan “fast food”, walaupun itu sebenarnya tidak bagus.  Tetapi ngak ada pilihan.  Liburan kami Desember 2007, bersama dengan mertua yang sudah tua dan maunya makan harus nasi.  Wah, seru deh.  Lucunya di KFC dan McDonald, tidak menyediakan nasi.  Jadi beli nasi dan di bawa ke “fast food restauran”.  Haaaa…….. pengalaman yang lucu-lucu deh.
Karena kami tidak makan babi (sori ya to say) emang di agama gue itu najis jadi agak repot deh nyari makan. Terpaksa kita harus muter-muter nyari Rumah Makan Muslim.  Tapi di Hat Yai ada beberapa Rumah Makan Muslim yang enak rasanya seperti masakan Penang.
BAHASA
Aduh, di Hat Yai ini sangat sedikit sekali orang berbahasa Inggris. Mereka sangat setia sekali memakai bahasa mereka. Bahasa Thai. Tapi kalau di Market atau Pasar ada beberapa dari mereka berbahasa Melayu. Karena saya sebutkan tadi banyak orang-orang Malaysia datang berbelanja ke Hat Yai karena harganya lebih murah.  Sebelum berangkat ke Bangkok dan meneruskan perjalanan ke Phuket sempatkan deh untuk berputar-putar di Hat Yai.  Have fun!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: