Posted by: Erna Tambunan | May 31, 2009

KASIH ALLAH

Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang? ” Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita. Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. Roma 8 : 35, 37-39

Boleh dikatakan apapun dalam hidup ini dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Teman bisa menjadi musuh. Keluarga bisa diseranggut dari Anda. Kesehatan Anda bisa lenyap. Anda bisa kehilangan pekerjaan. Tak ada yang dijamin tetap sama, kecuali satu hal. Ada satu hal yang konstan, yang dapat Anda andalkan, sekarang maupun selamanya, dan itu adalah Kasih Allah yang tak pernah berubah. Tak ada yang dapat Anda perbuat atau tempat untuk Anda bersembunyi dari kasih Allah. Rasul Paulus mencoba membayangkan suatu cara dimana kasih Allah tidak ada atau tidak memadai. Ternyata tak terpikirkan olehnya.

Tak menjadi soal apapun situasi Anda sekarang ini, entah Anda sehat atau sakit, bekerja atau menganggur, berada dipuncak dunia atau merasa seperti pecundang, menjalani hidup Kristiani dengan penuh kemenangan atau menderita ganjaran-ganjaran dosa, apapun yang terjadi, Allah mengasihi Anda. Kasih Allah tidak berubah menurut keadaan-keadaan Anda. Kasih Allah tidak tergantung pada lingkungan Anda.

Kasih Allah itu tetap dan tak berubah. Bahkan iblispun tak dapat menghentikan Allah mengasihi Anda. Allah tidak terintimidasi oleh persoalan-persoalan atau kesalahan-kesalahan Anda. Jika ada suatu hal yang sangat jelas dibahas dalam Alkitab, itu adalah bahwa Allah mengasihi anak-anak-Nya.

Itulah sebabnya mengapa sang pemazmur dapat menyatakan dengan penuh keyakinan, “Bersyukurlah kepada Tuhan, sebab Ia baik! bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya” (Mazmur 106:1) Anda mungkin kadang-kadang merasa bahwa bahkan Allahpun tidak mungkin megasihi Anda. Anda mungkin melihat keadaan-keadaan Anda dan bertanya-tanya mengapa Allah yang pengasih itu tega membiarkan Anda melalui masa-masa yang sedemikian sulit.

Ingatlah selalu bahwa bukan kondisi pikiran Anda yang menentukan kasih Allah. Juga bukan situasi Anda. Kasih Allah adalah satu-satunya hal dalam hidup ini yang dapat Anda andalkan.

Dasarkan ketentraman Anda pada kebenaran yang tak berubah ini; tak ada sesuatupun yang dapat memisahkan Anda dari kasih Allah. Itu janji


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: